Mungkinkah Millennials Memiliki Happy Life Sebelum Usia 40?
criminovelist

Mungkinkah Millennials Memiliki Happy Life Sebelum Usia 40?

Sulitkah bagi millennials untuk hidup tanpa beban sebelum mencapai usia 40? Siapa bilang? Mari simak tulisan tentang how I pursue my happy life before 40s?  di bawah ini!

Apa itu happy life? Apakah yang menjadi standar seseorang sudah bahagia menjalani hidupnya?

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Office for National Statistics (ONS), menemukan bahwa responden dengan kelompok usia 40 – 59 tahun kurang bahagia dan penuh kekhawatiran dalam menjalani hidup. Tekanan pekerjaan dan masalah finansial menjadi penyebab utama. Tertekan dengan beban hidup, bagaimana membiayai anak-anak yang beranjak dewasa, sementara kehidupan hari tua sudah di depan mata. Bisa dikatakan bahwa salah satu tolak ukur kebahagian di hari tua adalah settle secara finansial. Hal ini kemudian membuat saya berfikir tentang cara untuk menjalani hidup yang lebih tenang dan bahagia di hari tua, tanpa beban finansial yang berarti.

Menjadi Millennial Moms Generation, dan menjalankan peran sebagai ibu yang bekerja adalah keputusan besar yang pernah saya ambil dalam hidup. Namun, bukan karena tidak ada alasan, pengorbanan ini harus dilakukan agar bisa melakukan investasi sebelum mencapai usia 40 tahun. Ya, investasi adalah salah satu jawaban yang saya temukan untuk memperoleh a happy life before i turn 40s. Seperti quote dari Warrent Buffett, “Never depend on single income, make investment to create a second source”.

Berada dalam usia produktif merupakan waktu yang tepat bagi saya dan suami untuk melakukan investasi. Ada banyak jenis investasi terbaik yang bisa dilakukan, salah satunya asuransi. Ya, asuransi adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Alvara Research Center tentang The Urban Millennials Indonesia, asuransi ada di peringkat kedua untuk awareness level on financial products dikalangan millennials. Ada sekitar 48.5% responden yang sudah memiliki asuransi kesehatan. Tidak heran, karena saat ini biaya rumah sakit menjadi momok yang menakutkan.

Bagi saya dan keluarga, selain asuransi jiwa dan kesehatan, jenis produk lain asuransi seperti asuransi pendidikan juga tidak kalah penting. Meskipun saat ini usia anak saya masih di bawah 1 tahun, tapi rencana biaya pendidikan-nya sudah kami pikirkan dengan matang dari sekarang. Dengan harapan, agar nanti tidak ada kekhawatiran soal biaya pendidikan si kecil.

Salah satu  perusahaan asuransi yang menawarkan pilihan menarik adalah Commonwealth Life. Ada banyak pilihan unit link asuransi yang ditawarkan oleh Commonwealth Life, salah satunya Asuransi Pendidikan Terbaik Danatra Cendikia. Produk asuransi Danatra Cendikia menawarkan perlindungan jiwa sekaligus dana pendidikan bagi anak kita. Manfaat asuransi ini nantinya akan sangat membantu kita dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik, terutama bagi si kecil.

Jadi, konsep hidup akan settle sebelum usia tua itu bukan tidak mungkin bisa terwujud. Jika kita memulai investasi dari usia produktif, sebelum usia mencapai 40 tahun bukan tidak mungkin kita akan memiliki kehidupan yang aman dan bahagia. Karena, memiliki kehidupan yang terjamin di hari tua tanpa beban yang berat adalah impian semua keluarga. So, Happy Life before 40s is a must in our family.

 

Disclaimer: Artikel ini diikutsertakan dalam writing competition yang diselenggarakan oleh Commonwealth Life

3 thoughts on “Mungkinkah Millennials Memiliki Happy Life Sebelum Usia 40?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *